Berdiri hanya untuk Allah, hormati guru

Rasulullah s.a.w bersabda “Siapa suka orang berdiri tegak menghormatinya, maka siaplah tempat untuknya di neraka”. (Riwayat Ahmad dari Muawwiyah)

Dalam quran ada ayat “qumu lillah qanitin”, berdiri tegak hanya layak untuk Allah.

Baqarah [238]……..dan berdirilah kerana Allah (dalam sembahyang kamu) dengan taat dan khusyuk.

Walaubagaimanapun dibolehkan berdiri (sukarela) untuk menghormati guru, pemimpin, orang lebih tua. Imam Abu Hanifa hormat gurunya walaupun dia seorang kafir. Dia tanya gurunya itu, bila anjing cukup umur. Kata gurunya bila anjing itu kencing berdiri. Imam Abu Hanifah bangun bila gurunya yang kafir lalu dekat dengan tempat dia mengajar. Walaupun mengajar hanya satu ilmu, tetap dianggap guru. Ijtihad Imam Abu Hanifah berkat kerana hormatnya pada guru.

Jangan berdiri kerana dipaksa atau membuat peraturan supaya orang berdiri untuk menghormati kita. Para sahabat bangun bila Nabi masuk, Nabi kata jangan bangun untuk aku.

About these ads
Dikirim dalam Guru, Hadith. Leave a Comment »

Kemusykilan atau pertanyaan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Tukar )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Tukar )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Tukar )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Tukar )

Connecting to %s

%d bloggers like this: