Syaitan menyamar untuk menyesatkan

Setelah pemergian Nabi Idris, usaha dakwahnya diteruskan oleh 5 orang anaknya yang bernama Wad, Suwa’, Jaguth, Ja’uuq dan Nasr.

Setelah kematian mereka berlima, syaitan telah menyamar sebagai manusia (orang tua) dan mencadangkan kepada kawan dan keluarganya supaya melukis gambar mereka berlima sebagai mengenang jasa mereka. Lalu gambar itu digantung dalam setiap rumah mereka yang hidup di zaman itu.

Setelah masa berlalu dan manusia mula lupa tentang 5 orang tadi, Syaitan kembali lagi dan menyamar sebagai manusia. Kali ini dia menyuruh manusia menyembah gambar nenek-moyang mereka yang telah lama mati itu sebagai mengenang jasa mereka.

Strategi yang sama digunakan di akhir zaman nanti:-

Pada saat itu syaitan menyamar diri kepada mereka serta bertanya: “Tidak malukah kamu meninggalkan jalan mendampingkan diri kepada Allah? Tidak mahukah kamu menurut ajakanku?

Maka mereka pun bertanya: Jika demikian apa yang engkau suruh kami lakukan?

Syaitan pun menyuruh mereka menyembah berhala untuk mendampingkan diri mereka dengan Tuhan (konon-kononnya). Mereka menerima ajakan Syaitan itu lalu menyembah berhala, sedang rezeki mereka mencurah-curah dan penghidupan mereka baik dan mewah; kemudian ditiup sangkakala, yang pertama, yang mematikan segala yang bernyawa….”)

Dikirim dalam Syaitan. Leave a Comment »

Kemusykilan atau pertanyaan

Masukkan butiran anda dibawah atau klik ikon untuk log masuk akaun:

WordPress.com Logo

Anda sedang menulis komen melalui akaun WordPress.com anda. Log Out /  Tukar )

Google photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Google anda. Log Out /  Tukar )

Twitter picture

Anda sedang menulis komen melalui akaun Twitter anda. Log Out /  Tukar )

Facebook photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Facebook anda. Log Out /  Tukar )

Connecting to %s

%d bloggers like this: