Dakyah Yahudi dan Nasrani

Dan mereka (kaum Yahudi dan Nasrani) berkata: Jadilah kamu pemeluk agama Yahudi atau pemeluk agama Nasrani, nescaya kamu akan mendapat petunjuk. Katakanlah (wahai Muhammad: Kami orang-orang Islam tidak akan menurut apa yang kamu katakan itu) bahkan kami mengikut agama Nabi Ibrahim yang tetap di atas dasar Tauhid dan bukanlah dia dari orang-orang musyrik. (Baqarah:135)

Golongan Yahudi dan Nasrani sebenarnya memusuhi sesama mereka. 

Dan orang-orang Yahudi berkata: “Orang-orang Nasrani itu tidak mempunyai sesuatu pegangan (ugama yang benar)”; dan orang-orang Nasrani pula berkata: “Orang-orang Yahudi tidak mempunyai sesuatu pegangan (ugama yang benar)”; padahal mereka membaca Kitab Suci masing-masing (Taurat dan Injil)…(Baqarah:113).

Tetapi demi untuk menentang Islam, mereka bersatu. Bahkan mereka juga mengatakan: 

Dan mereka (Yahudi dan Nasrani) berkata pula: “Tidak sekali-kali akan masuk syurga melainkan orang-orang yang berugama Yahudi atau Nasrani“. Yang demikian itu hanyalah angan-angan mereka sahaja. Katakanlah (wahai Muhammad): “Bawalah kemari keterangan-keterangan yang (membuktikan kebenaran) apa yang kamu katakan itu, jika betul kamu orang-orang yang benar” (Baqarah:111).

Yahudi dan Nasrani mengatakan bahawa Allah mempunyai anak.

At-Taubah [30] Dan orang-orang Yahudi berkata: Uzair ialah anak Allah dan orang-orang Nasrani berkata: Al-Masih ialah anak Allah.

Jika benar Nabi Isa atau Uzair itu anak tuhan mengapa mereka perlu makan, minum dan tidur. Sepatutnya sifat anak tuhan itu sama dengan bapanya. Seperti kata pepatah Melayu, bapa borek anak rintik. Hidup Allah tidak perlu kepada sesuatu samada anak, apalagi perlu kepada isteri. Allah SWT tidak tua dan tidak perlu kepada keturunan untuk mewarisi kekuasaannya. Hanya manusia yang lemah perlukan anak untuk menyambung keturunan mereka. Tetapi Allah itu tuhan yang awal dan dialah yang akhir, tidak mati, tidak mengantuk dan tidak tidur. Jadi untuk apa Allah perlukan anak

Al-An’am [101] (Dialah) yang menciptakan langit dan bumi. Bagaimanakah Dia mempunyai anak sedang Dia tidak mempunyai isteri? Dia pula yang menciptakan tiap-tiap sesuatu dan Dialah Yang Maha Mengetahui akan segala-galanya


Kemusykilan atau pertanyaan

Masukkan butiran anda dibawah atau klik ikon untuk log masuk akaun:

WordPress.com Logo

Anda sedang menulis komen melalui akaun WordPress.com anda. Log Out / Tukar )

Twitter picture

Anda sedang menulis komen melalui akaun Twitter anda. Log Out / Tukar )

Facebook photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Facebook anda. Log Out / Tukar )

Google+ photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Google+ anda. Log Out / Tukar )

Connecting to %s

%d bloggers like this: