Kedudukan Disi Allah

Rasulullah s.a.w bersabda ” Sesiapa yang ingin tahu kedudukannya di sisi Allah, lihatlah kedudukan Allah di sisinya” (Riwayat Anas).

Sebagai contoh, kalau kita tinggal dekat dengan masjid dan mendengar azan, apakah “kedudukan Allah di sisi kita”? Adakah kita menghormati Allah dan menuju ke masjid untuk sembahyang berjemaah?

Diriwayatkan daripada Ubadah bin as-Samit r.a katanya: Nabi s.a.w bersabda “Sesiapa yang suka bertemu Allah, maka Allah juga suka bertemu dengannya. Begitu juga sesiapa yang tidak suka bertemu Allah, nescaya Allah juga tidak suka bertemu dengannya“.

Hadis riwayat Abu Waqid Al-Laitsi ra.: Bahawa ketika Rasulullah saw. sedang duduk di masjid bersama para sahabat, tiba-tiba muncullah tiga orang. Yang dua orang datang menghampiri Rasulullah saw. sedangkan yang satu lagi berlalu pergi. Ia berkata: Kemudian keduanya berdiri di hadapan Rasulullah saw. lalu yang satu melihat tempat kosong di antara lingkaran orang maka duduklah ia di sana. Adapun yang seorang lagi duduk di belakang mereka. Sementara itu orang yang ketiga, telah pergi. Setelah Rasulullah saw. selesai, beliau bersabda: Tidak inginkah kalian aku beritahukan tentang ketiga orang tadi? Seorang di antara mereka telah berlindung kepada Allah, maka Allah memberikan perlindungan kepadanya. Sedangkan yang lain malu, maka Allah pun malu kepadanya. Adapun orang yang ketiga ia telah berpaling, maka Allah pun berpaling darinya. (Shahih Muslim No.4042)

Kemusykilan atau pertanyaan

Masukkan butiran anda dibawah atau klik ikon untuk log masuk akaun:

WordPress.com Logo

Anda sedang menulis komen melalui akaun WordPress.com anda. Log Out / Tukar )

Twitter picture

Anda sedang menulis komen melalui akaun Twitter anda. Log Out / Tukar )

Facebook photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Facebook anda. Log Out / Tukar )

Google+ photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Google+ anda. Log Out / Tukar )

Connecting to %s

%d bloggers like this: