Allah Mengasihi Mereka Yang Bertaubat

Kata pepatah Melayu, sesat di hujung jalan, kembali ke pangkal jalan.  Allah menyayangi kita, walaupun bergelumang dengan dosa, apabila kita bertaubat (kembali kepadanya), dia sangat gembira. KegembiraanNya ity melebihi dari kegembiraan seseorang yang menjumpai kembali keretanya yang hilang. Bahkan Dia sentiasa menunggu kita kembali kepadaNya.

Taubat maksudnya kembali (balik) kepada Allah

Hud [90] Dan mintalah ampun kepada Tuhan kamu (istigfar), kemudian kembalilah taat kepadaNya

Daripada Anas bin Malik r.a. berkata: Rasulullah saw bersabda, “Sesungguhnya Allah lebih suka menerima taubat seorang hamba-Nya melebihi kesenangan seorang yang menemukan kembali tiba-tiba untanya yang telah hilang daripadanya di tengah hutan.” (Bukhari – Muslim)“.

Sesungguhnya Allah sangat gembira dengan taubat hambaNya ketika dia bertaubat kepadaNya. Bahkan lebih gembira daripada seseorang yang kehilangan untanya di tengah gurun pasir, sedangkan di atas unta itulah terdapat segala bekalan makanan dan minuman sehingga dia merasa putus asa. Seterusnya, dia menuju kepada sebatang pokok dan berbaring lesu di bawah naungan rendangnya. Dia merasa putus asa dengan untanya. Ketika dia merenungi nasibnya, tiba-tiba untanya telah berdiri dekatnya dan segeralah dia meraih tali kekangnya. Tersangatlah gembiranya lalu dia berkata; “Ya Allah, Engkau adalah hambaKu dan aku adalah Tuhanmu!’ tersangatlah gembiranya, sehingga dia tersasul (tersalah ucap) seperti itu.”

Sesungguhnya Allah mengasihi orang-orang yang banyak bertaubat dan mengasihi orang-orang yang sentiasa mensucikan diri. (Baqarah: 222)

Dari Abu Musa r.a. dari Nabi saw katanya “Allah Azza wa Jalla membentangkan tanganNya (rahmatnya) malam hari untuk menerima taubat orang-orang yang bersalah siang hari, dan membentangkan tanganNya (rahmatnya) siang hari untuk menerima taubat orang-orang yang bersalah malam hari, sehingga matahari terbit di Barat. (Riwayat Muslim)

Allah sangat suka pada mereka yang kembali kepadanya, bahkan dalam sebuah hadith Riwayat Muslim disebut:“Demi Dzat yang menggenggam jiwaku, sekiranya kalian tidak pernah berbuat dosa, nescaya Allah akan mematikan kalian dan menggantikan dengan kaum yang berbuat dosa, lalu mereka memohon ampun kepada Allah dan Allah pun mengampunkan mereka.”

 

Advertisements

Kemusykilan atau pertanyaan

Masukkan butiran anda dibawah atau klik ikon untuk log masuk akaun:

WordPress.com Logo

Anda sedang menulis komen melalui akaun WordPress.com anda. Log Out / Tukar )

Twitter picture

Anda sedang menulis komen melalui akaun Twitter anda. Log Out / Tukar )

Facebook photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Facebook anda. Log Out / Tukar )

Google+ photo

Anda sedang menulis komen melalui akaun Google+ anda. Log Out / Tukar )

Connecting to %s

%d bloggers like this: