Para Syuhada Bersukacita

(Dan juga) mereka bersukacita dengan kurniaan Allah (balasan mati Syahid) yang telah dilimpahkan kepada mereka dan mereka bergembira dengan berita baik mengenai (saudara-saudaranya) orang-orang (Islam yang sedang berjuang), yang masih tinggal di belakang, yang belum (mati dan belum) sampai kepada mereka, (iaitu) bahawa tidak ada kebimbangan (dari berlakunya kejadian yang tidak baik) terhadap mereka dan mereka pula tidak akan berdukacita. (Ali-Imran:170) Baca baki entri ini »

Para Syuhada Tidak Mati

Dan jangan sekali-kali engkau menyangka orang-orang yang terbunuh (yang gugur Syahid) pada jalan Allah itu mati, (mereka tidak mati) bahkan mereka adalah hidup (secara istimewa) di sisi Tuhan mereka dengan mendapat rezeki. (Ali-Imran:169) Baca baki entri ini »

Kurang Ketawa, Banyak Menangis

Daripada Abu Hurairah r.a., Nabi SAW bersabda: “Sekiranya kamu mengetahui apa yang aku ketahui nescaya kamu kurang ketawa dan banyak menangis.” (Riwayat al-Bukhari). Daripada Ibnu Abbas r.a. katanya, aku telah mendengar Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda;“Dua (jenis) mata yang tidak akan disentuh oleh api neraka: Mata yang menangis akibat ketakutan kepada Allah dan mata yang tidak tidur berjaga di jalan Allah.” (At-Tirmizi). Rasulullah s.a.w. bersabda ” Ada empat perkara yang merupakan kesialan iaitu mata yang tidak pandai menangis, hati yang keras, tamak haloba dan panjang angan-angan (Riwayat Abu Naim melalui Anas r.a.). Baca baki entri ini »

Allah Berbudi Dengan Mengutuskan Rasul

Sesungguhnya Allah telah mengurniakan (rahmatNya) kepada orang-orang yang beriman, setelah Dia mengutuskan dalam kalangan mereka seorang Rasul dari bangsa mereka sendiri, yang membacakan kepada mereka ayat-ayat Allah (kandungan Al-Quran yang membuktikan keesaan Allah dan kekuasaanNya) dan membersihkan mereka (dari iktiqad yang sesat), serta mengajar mereka Kitab Allah (Al-Quran) dan Hikmah (pengetahuan yang mendalam mengenai hukum-hukum Syariat) dan sesungguhnya mereka sebelum (kedatangan Nabi Muhammad) itu adalah dalam kesesatan yang nyata. (Ali-Imran:164) Baca baki entri ini »

Allah Maha Melihat

…dan Allah Maha Melihat akan segala yang mereka kerjakan. (Ali-Imran:163).  Baca baki entri ini »

Status dan Tingkatan Di Sisi Allah

Mereka itu (yang menurut keredaan Allah dan yang mendapat kemurkaanNya), mempunyai tingkatan-tingkatan (pahala atau dosa yang berlainan) di sisi Allah;  (Ali-Imran:163) Baca baki entri ini »

Antara Keredaan dan Kemurkaan Allah

Adakah orang yang menurut keredaan Allah itu sama seperti orang yang kesudahannya mendapat kemurkaan dari Allah? Sedang tempat kembalinya ialah Neraka Jahanam, dan itulah seburuk-buruk tempat kembali. (Ali-Imran:162)  Baca baki entri ini »